giacireboncom.png
Jadilah teguh PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Yonathan Subur   
Thursday, 07 January 2010

Yonathan subur . E-mail ini dilindungi dari spam bots, kamu perlu mengaktifkan JavaScript utk melihatnya

 

Yang tidak kuatir dalam tahun kering..Yermia 17: 8

 

ImageDavid Ng yang mengalami kelumpuhan syaraf karena virus. Dalam istilah kedokteran  disebut Amyotrophic Lateral Sclerosis atau lebih dikenal dengan penyakit ALS.

 

Saat David Ng diusia 46 tahun yang berada  di puncak kariernya, penyakit ALS telah merampas segala-galanya,. Ia lumpuh total, bahkan pita suaranya tidak mampu berfungsi dengan sempurna. Jadi kelumpuhan total sekaligus bisu. Virus itu telah menjerumuskannya dalam  depresi hebat. Bayangkan dari orang energetik, kreatif dan tidak bergantung pada orang lain, sekarang seratus persen mengharapkan bantuan orang!.

 

Selama enam tahun, David Ng,  menangis, pedih hati dan mengadukan masalahnya kepada Tuhan. Dengan harapan Tuhan berbelaskasihan dan akhirnya memperoleh kesembuhan.  Tuhan seperti menutup pintunya rapat-rapat. Seolah-olah Ia tega dengan  apa yang dialami David. David tidak sembuh dan bahkan apa yang diharapkan nampaknya sia-sia.

 

Sampai pada saat ia menyerah, belajar mendengar dan menerima akan apa yang Tuhan inginkan. Tentu saja setelah melewati pengembaraan padang iman yang sepi dan tandus. Di pengembaraan yang sunyi dan menakutkan,  ia melihat harta tersebunyi yang Tuhan perlihatkan di tahun-tahun yang kering. ”...Akulah TUHAN, Allah Israel, yang memanggil engkau dengan namamu” Yes 45:3. Dalam masa sukar dan kering justru dipakai Tuhan untuk menujukkan kebaikan-Nya. Kebaikan Tuhan adalah, iman itu tidak hanya dibangun atas sukacita, sorak dan kegembiraan. Rupanya, sisi lain dari dasar iman yang kokoh dibangun dari material; tangisan, ketakutan dan pertanyaan besar atas apa yang kita alami. Bahkan luapan kemarahan dan kesedihan terhadap Tuhan. Alkitab banyak mencatat hidup orang percaya yang imannya sedang masuk dalam lembah padang gurun yang sunyi. Bukankah 80 persen kitab Mazmur di tulis dengan nada ketakutan, tangisan dan tekanan hidup yang berat? Adakahg nabi yang imun dari air mata, kecewa dan ketakutan?

 

Tuhan sebenarnya menjadikan masa sukar itu untuk menempa kepribadian dan iman dari setiap orang percaya. Di masa penuh air mata, justru Tuhan membukakan rahasia siapa diri-Nya. David makin mengenal Tuhan sedemikian dekat lebih dari tahun-tahun dimasa ia sehat. Jadi jika Tuhan tidak menjawab keinginannya, sebenarnya Dia sedang membukakan pintu lain bagi kebutuhan dirinya yang jauh lebih baik.

 

David yang tanpa suara itu, rupanya  dapat menghibur orang banyak melalui alat khusus yang dapat menekan tuts keyboard komputer. Sehingga ia dapat menulis kalimat-kalimat pendek di brosur yang dibuatnya. Kakinya lumpuh namun dapat menjangkau banyak jiwa memalui buku yang ditulisnya (satu kalimat ditulis selama 15 menit!). Tubuhya lemah namun selalu dapat menguatkan orang melalui senyumnya, pancaran sinar matanya. Ia tak mampu berfungsi secara sempurna sebagai orang tua, atau sebagai suami akan tetapi keluarganya dapat dibangun dengan penuh damai dari pancaran hati yang nampak dari kesehariannya; menerima keadaan dengan tabah. Meskipun David dari sisi ekonomi, dirinya tidak lagi  menghasilkan apa-apa namun berkecukupan dengan berkat dan pemeliharaan-Nya karena ia belajar apa artinya bersandar pada kebenaran firman-Nya.

 

Dari keputusasaan kini dapat meneguhkan banyak orang yang kehilangan harapan. Tuhan Yesus  adalah Allah yang setia menyertai kita. Dalam kesetiaan yang tak berubah, Allah yang amat dekat saat anak-anak-Nya meneteskan air mata. Jadilah teguh ketika keluarga kita memasuki tahun-tahun kering. Tuhan sedang membentuk kita. Yonathan subur. xx E-mail ini dilindungi dari spam bots, kamu perlu mengaktifkan JavaScript utk melihatnya

Comments (0)Add Comment

Write comment

security code
Write the displayed characters


busy
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
RocketTheme Joomla Templates

Support by

bot- logo.png