giacireboncom.png
Adakah orang yang Akan Mendoakan Kita? PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Tuesday, 20 April 2010
doa_resize.jpgSeorang pengusahasukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke. Sudah 7 malam dirawat diRS diruang ICU. Di saat orang-orang terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia rohseorang malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya.



Malaikat memulaipembicaraan, "Kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buatkesembuhanmu, maka kau akan hidup. Dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yangaku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia! "Kalau hanyamencari 50 orang, itu mahgampang .. . " kata si pengusaha ini denganyakinnya. Setelah itu Malaikatpun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudahdisepakati. Tepat pukul 23:00,Malaikat kembali mengunjunginya; dengan antusiasnya si pengusaha bertanya,"Apakah besok pagi aku sudah pulih? Pastilah banyak yang berdoa buat aku,jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit". Dengan lembut siMalaikat berkata, "Anakku, aku sudah berkeliling mencari suara hati yangberdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementarawaktumu tinggal 60 menit lagi. Rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu". Tampa menunggu reaksidari si pengusaha, si malaikat menunjukkan layar besar berupa TV siapa 3 orangyang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat wajah duka dari sangistri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra putrinya yang berdoa dengankhusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka". Kata Malaikat,"Aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatankedua? Itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akankesembuhanmu" Kembali terlihatdimana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh, " Tuhan, aku tahu kalauselama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku tahu dia sudahmengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur dalam bisnisnya, dankalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas saja untukmenutupi perbuatannya yang tidak benar dihadapanMu. Tapi Tuhan, tolong pandanganak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah. Hambatidak mampu membesarkan mereka seorang diri." Dan setelah ituistrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir dipipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat". Melihat peristiwaitu, tampa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini. Timbul penyesalanbahwa selama ini bahwa dia bukanlah suami yang baik. Dan ayah yang menjadicontoh bagi anak-anaknya. Malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istridan anak-anak padanya. Waktu terus bergulir,waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempitsemakin menangislah si pengusaha ini,penyesalan yang luar biasa. Tapi waktunyasudah terlambat ! Tidak mungkin dalam waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang ! Dengan setengahbergumam dia bertanya,"Apakah diantara karyawanku, kerabatku, temanbisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?" Jawab si Malaikat," Ada beberapa yang berdoa buatmu.Tapi mereka tidak Tulus. Bahkan ada yangmensyukuri penyakit yang kau derita saat ini. Itu semua karena selama ini kamuarogan, egois dan bukanlah atasan yang baik. Bahkan kau tega memecat karyawanyang tidak bersalah". Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malamini adalah malam yang terakhir buat dia. Tapi dia minta waktu sesaat untukmelihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam. Air matanya tambahderas, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan siistri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu. Ketika waktumenunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata,"Anakku, Tuhanmelihat air matamu dan penyesalanmu ! ! Kau tidak jadi meninggal,karena ada 47orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00". Dengan terheran-herandan tidak percaya, si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambiltersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulanlalu. Bukankah itu PantiAsuhan ? kata si pengusaha pelan. "Benar anakku, kau pernah memberibantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat ituhanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah daninvestor luar negeri. " "Tadi pagi,salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalauseorangpengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU. Setelah melihat gambar dikoran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernahmenolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buatkesembuhanmu. " Doa sangat besarkuasanya. Tak jarang kita malas. Tidak punya waktu. Tidak terbeban untuk berdoabagi orang lain. Ketika kita mengingatseorang sahabat lama/keluarga, kita pikir itu hanya kebetulan saja padahalseharusnya kita berdoa bagi dia. Mungkin saja pada saat kita mengingatnya diadalam keadaan butuh dukungan doa dari orang-orang yang mengasihi dia. Disaat kita berdoabagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan kita bisa melihatkemuliaan Tuhan dari peristiwa yang terjadi. Hindarilah perbuatanmenyakiti orang lain... Sebaliknya perbanyaklah berdoa buat orang lain.
Comments (0)Add Comment

Write comment

security code
Write the displayed characters


busy
 
Berikutnya >
RocketTheme Joomla Templates

Support by

bot- logo.png